WHAT'S NEW

WHAT'S NEW

Divine Sentuhan Jepang Dalam Hunian Minimalis Modern

 

File Download

Beberapa gedung perkantoran dan bisnis pun telah beroperasi. Antara lain, Indika Grup, Electronic City, Mazda, Hero Supermarket, McDonald?s, Gramedia, dan baru-baru ini Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tangerang Selatan. Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro juga tengah dibangun di Distrik Discovery Bintaro.



Pengembangan kawasan hunian Bintaro Jaya tampaknya memang masih bertumpu pada kedua distrik tersebut, terutama Distrik Discovery Bintaro. Pada pertengahan bulan September ini, Bintaro Jaya akan memperkenalkan sebuah konsep hunian baru yang inovatif dengan sentuhan ala Jepang.



Hunian ini tidak hanya sekadar mencantumkan tema Negeri Sakura pada produk baru tersebut. Tetapi juga mengadopsi filosofi dan kultur hunian masyarakat Jepang. Baik itu dari segi desain, optimalisasi ruang, hingga kesinambungan hunian dengan alam.



Compact Houses



Divine. Inilah nama cluster baru yang berada di Distrik Discovery Bintaro. Dikembangkan di atas lahan seluas lebih dari setengah hektar. Divine mengacu pada konsep compact houses yang banyak dikembangkan pada masyarakat kaum urban Jepang. Intinya, menciptakan hunian yang berkesinambungan dengan alam, iklim, dan lingkungan sekitar, namun tetap compact dan fungsional.



Iklim di Indonesia memiliki paparan sinar matahari dan curah hujan yang tinggi. Untuk itu, sangat penting menciptakan ruangan di dalam rumah yang nyaman. Setiap ruangan di dalam rumah didesain terkoneksi dengan lingkungan sekitar, untuk memperkaya kualitas hidup sang penghuni.



Dalam hunian kaum urban Jepang, compact houses bukanlah sebuah ?ruang? yang tertutup, melainkan ?ruang? yang berkesinambungan dengan lingkungan sekitar. Atas dasar filosofi itulah, hunian di cluster Divine didesain dengan konsep menyatu dengan alam, namun dengan tidak melupakan fungsi dan estetika ruang di dalam rumah.



Jika biasanya rumah-rumah di Indonesia dibuat dengan massa bangunan berada di tengah-tengah antara pekarangan atau taman, hunian Divine meleluasakan massa bangunan seperti berbentuk diagonal. Ini membuat pekarangan atau taman terkesan mengelilingi rumah.



Dalam konsep hunian ini, pintu masuk tidak lagi berada di depan rumah atau teras, melainkan berada di samping rumah. Dari pintu masuk, langsung tampak ruang keluarga, ruang makan, dapur, dan tangga, menuju lantai dua. Massa bangunan yang unik membuat ruang makan dan keluarga terkesan menyatu dengan taman, melalui dinding kaca besar yang mengapit kedua ruangan.



Begitu pula dengan lantai dua. Lantai ini memiliki desain dengan langit plafon yang cukup tinggi. Terdapat pula kaca setinggi plafon yang memberi pencahayaan maksimal. Tentu saja, hunian ala Jepang ini tetap mengacu pada konsep ECOmmunity yang telah diwujudkan Bintaro Jaya pada seluruh hunian yang dikembangkan.



Carpool



Cluster Divine akan memasarkan tipe hunian dengan luas tanah 60 m2 dan luas bangunan antara 70-91 m2. Unit hunian di cluster Divine berharga mulai dari Rp 1-2 miliaran.



Menariknya, di cluster Divine tidak memiliki garasi di depan rumah. Untuk memarkir kendaraan pribadi para penghuni, tersedia carpool atau lot parkir yang lokasinya tersebar di sekeliling hunian. Artinya, jarak antara rumah dan lokasi parkir tidak terlalu jauh.

 

Dengan sistem lot parkir tersebut, di sepanjang jalan menuju rumah-rumah menjadi area taman dengan jalur pejalan kaki. Ruang terbuka hijau ini menjadi community area dan nilai tambah cluster



Divine. Di samping itu, tersedia pula area khusus drop-off tamu atau warga cluster, yang dilengkapi dengan sun shade roof.



Cluster Divine merupakan hasil karya Osamu Nishida, seorang arsitek ternama asal Jepang, yang telah meraih berbagai penghargaan di bidang arsitektur, baik di negeri sendiri maupun internasional. Ia piawai mendesain hunian dengan konsep optimalisasi ruang. Boleh dibilang, konsep hunian inovatif Osamu Nishida ini akan menjadi produk unggulan terbaru dari Bintaro Jaya. Penasaran?