WHAT'S NEW

WHAT'S NEW

DIVINE PENJUALAN PERDANA LANGSUNG SOLD OUT

 

File Download

Bintaro Jaya melakukan penjualan perdana klaster baru, pine, di Marketing Gallery, CBD, Sektor 7, hari Sabtu, 19 September 2015. Hanya dalam hitungan jam, seluruh unit hunian langsung habis terjual.

EVENT LAUNCHING KLASTER TERBARU, pINE, TERBILANG SUKSES.

Sejak pagi hari, para konsumen sudah berdatangan ke kantor Marketing Gallery. Padahal, acara penjualan baru dibuka pukul 10.00. Namun, sejak pukul 08.00, kantor pemasaran Bintaro Jaya tersebut sudah ramai oleh para konsumen.

Begitu acara dimulai, unit-unit hunian langsung diserbu oleh para konsumen. Hanya dalam hitungan jam, seluruh unit habis terjual. Apalagi, maket rumah salah satu tipe di klaster pine juga dipajang di tengah-tengah lokasi acara. Para konsumen pun tampak antusias melihat desain rumah yang sangat inovatif ini.

Suasana launching pun berbau nuansa Jepang. Beberapa staf penjualan memakai kostum ala Negeri Matahari Terbit. Begitu pula dengan pembawa acara dan penerima tamu. Pemandangan ini tentu saja membuat suasana acara launching menjadi lebih menarik. Tambahan lagi, selain harga perdana unit hunian klaster pine mulai dari Rp 1,4 miliaran, ada berbagai hadiah menarik yang langsung diundi pada saat event tersebut berlangsung.

Hikari dan Yume

Klaster pine memasarkan dua tipe hunian. Yaitu, tipe Hikari (cahaya) yang terdiri atas 25 unit dan Yume (harapan atau impian) 20 unit. Tipe Hikari memiliki luas bangunan 87 m2 dengan luas tanah 61 m2 dan 67 m2. Tipe Yume terbagi lagi dalam dua tipe luasan hunian. Pertama, luas bangunan 118 m2 dengan luas tanah antara 76-79 m2 dan kedua, luas bangunan 120 m2 dengan luas tanah antara 83-135 m2.

Unit-unit hunian tipe Hikari dibangun secara tidak sejajar dengan jalan cluster, untuk memaksimalkan lahan yang tersedia. Masing-masing unit hunian berposisi miring dengan jalan cluster. Kendati demikian, fasad unit hunian tipe Hikari berdesain simpel tapi unik, sehingga posisi rumah tak mengurangi estetika lingkungan secara keseluruhan.

Tipe Hikari mempunyai tiga kamar tidur dan satu kamar tidur pembantu plus tiga study corner. Namun, pada tipe Yume terdapat dua lokasi study corner yang besar dibandingkan tipe Hikari. Selain itu, kelebihan lain tipe Yume, yaitu memiliki dua carport, area living room yang luas, dan kamar utama yang private di lantai tiga dengan kamar mandi dalam.

Menariknya, unit hunian tipe Hikari tidak memiliki garasi di depan rumah. Untuk memarkir kendaraan pribadi para penghuni, tersedia puluhan lot parkir yang lokasinya tersebar di sekeliling hunian. Artinya, jarak antara rumah dan di dalam kawasan hunian Bintaro Jaya. Hunian ini tidak hanya sekadar mencantumkan tema Negeri Sakura pada produk baru tersebut. Tetapi juga mengadopsi filosofi dan kultur hunian masyarakat Jepang. Baik itu dari segi desain, optimalisasi ruang, hingga kesinambungan hunian dengan alam.

Klaster pine dikembangkan di atas lahan seluas lebih dari setengah hektar. pine mengacu pada konsep compact houses yang banyak dikembangkan pada masyarakat kaum urban Jepang. Intinya, menciptakan hunian yang berkesinambungan dengan alam, iklim, dan lingkungan sekitar, namun tetap compact dan fungsional.

Jika biasanya rumah-rumah di Indonesia dibuat dengan massa bangunan berada di tengah-tengah antara pekarangan atau taman, hunian pine meleluasakan massa bangunan seperti berbentuk diagonal. Ini membuat pekarangan atau taman terkesan mengelilingi rumah

Cluster pine merupakan hasil karya Osamu Nishida, seorang arsitek ternama asal Jepang, yang telah meraih berbagai penghargaan di bidang arsitektur, baik di negeri sendiri maupun internasional. Ia piawai mendesain hunian dengan konsep optimalisasi ruang.

Kawasan hunian Bintaro Jaya telah sukses memasarkan klaster baru dengan desain hunian yang inovatif. Kendati seluruh unit hunian habis terjual, namun masih banyak konsumen yang berminat. Bagi para konsumen yang tidak kebagian unit hunian klaster pine, tak perlu khawatir. Tunggu saja pengembangan hunian inovatif berikutnya.